Pernah melihat billboard digital yang tampak seperti keluar dari layar dan terasa hidup di tengah kota? Saat ini, brand-brand sedang berjuang keras untuk menarik perhatian audiens di tengah ramainya visual iklan yang monoton dan membosankan. Kampanye OOH konvensional sering gagal untuk menciptakan kesan yang mendalam.
Kelebihan informasi dan desain yang monoton membuat audiens cepat kehilangan minat. Pesan yang disampaikan menjadi sulit diingat, bahkan sebelum orang sempat memahami isi iklan tersebut. Akibatnya, biaya promosi besar dan sering berakhir tanpa hasil yang optimal karena media luar ruang tidak efektif.
Melalui DOOH 3D (Digital Out-Of-Home 3D), cara brand berkomunikasi mengalami perubahan yang signifikan. Dengan tampilan yang imersif, DOOH 3D dapat menciptakan pengalaman visual yang tak terlupakan sekaligus memperkuat citra brand di ruang publik.
Table of Contents
Apa Itu DOOH?
DOOH (Digital Out-Of-Home) adalah bentuk periklanan digital yang ditampilkan di luar ruangan, seperti di jalan raya, pusat perbelanjaan, atau stasiun. Ini mencakup berbagai jenis layar digital yang mampu menampilkan konten dinamis, termasuk video dan animasi.
Definisi DOOH 3D
DOOH 3D merupakan jenis Digital Out-Of-Home yang memanfaatkan teknik ilusi optik bernama Forced Perspective. Teknik ini digunakan untuk menciptakan efek kedalaman yang sangat ekstrem pada permukaan layar datar.
Iklan ini menghasilkan ilusi optik yang membuat objek terlihat seolah-olah meluncur keluar dari bingkai, meskipun audiens tidak menggunakan kacamata 3D khusus. Efek ini murni berasal dari desain konten yang cerdas serta penempatan layar yang tepat.
Baca Juga: Apa Itu DSP DOOH? Definisi, Cara Kerja, Contoh
Bagaimana Cara Kerja DOOH 3D?
Efek 3D yang menakjubkan dan terlihat nyata pada permukaan layar yang sebenarnya datar dihasilkan melalui manipulasi visual yang sangat cermat. Berikut adalah cara kerjanya:
1. Desain Konten 3D Khusus
Desainer menciptakan animasi 3D yang sesuai dengan kontur layar, biasanya melengkung di sudut-sudut bangunan.
2. Forced Perspective
Efek 3D tercipta karena animasi dirancang dengan memperhatikan sudut pandang tertentu. Dari titik pandang yang ideal, mata manusia dapat menangkap ilusi objek yang seolah-olah “keluar dari layar”.
3. Tampilan di LED High Resolution
Visual ditampilkan di layar LED berkualitas tinggi di lokasi-lokasi strategis seperti Shibuya, Times Square, atau Sudirman.
4. Sinkronisasi Cahaya & Gerakan
Pencahayaan dan bayangan disesuaikan sedemikian rupa sehingga animasi terlihat terintegrasi dengan lingkungan sekitarnya.
Kenapa DOOH 3D Jadi Brand Baru di Dunia Periklanan?
DOOH 3D telah menjadi tren dalam cara brand berinteraksi dengan masyarakat. Ada beberapa alasan mengapa format ini semakin populer:
- Perhatian adalah segalanya. Saat ramai informasi, visual 3D yang “keluar dari layar” mampu menarik perhatian orang dengan cepat.
- Efek viral yang alami/organik. Banyak orang suka merekam dan membagikan konten DOOH 3D di media sosial.
- Pengalaman lebih penting daripada sekadar eksposur. Audiens saat ini lebih menghargai pengalaman visual yang unik dibandingkan hanya melihat logo di papan iklan.
- Teknologi LED semakin terjangkau. Proses produksi dan penyajian 3D kini jauh lebih mudah dibandingkan lima tahun yang lalu.
Baca Juga: Apa Itu OOH dan DOOH? Ini Bedanya di Dunia Iklan
7 Contoh Iklan DOOH 3D Paling Ikonik
1. Cross Shinjuku Cat (Tokyo)

Foto: japantravel.navitime.com
Iklan ini menampilkan seekor kucing Calico raksasa yang terlihat sangat realistis. Kucing tersebut seakan-akan hidup dan berada di celah atap sebuah gedung. Efek 3D sangat efektif berkat layar DOOH yang melengkung dalam bentuk L di sudut gedung.
Kucing itu sering kali terlihat mengulurkan kaki atau kepalanya keluar dari layar, melampaui batas layar datar, sehingga menciptakan ilusi kedalaman yang sangat mengesankan bagi para pejalan kaki di Shinjuku Crossing.
2. Samsung Galaxy S22 A Tiger

Foto: oohtoday.com
Iklan ini dibuat untuk menampilkan keunggulan visual dan teknologi kamera smartphone Samsung. Dalam iklan tersebut, sering kali diperlihatkan seekor harimau raksasa yang terlihat agresif dan sangat realistis, seolah-olah menerkam atau muncul dari bingkai smartphone Galaxy S22.
Konten ini menggunakan ilusi menembus kaca. Harimau tampak seolah-olah berada di balik layar, namun tiba-tiba bergerak cepat ke arah audiens, disertai efek partikel atau asap yang menambah kesan dramatis. Ini mencerminkan kekuatan dan dinamika dari produk baru Samsung.
3. Nike Air Max (Jepang)

Foto: digitaltripathi.com
Kampanye DOOH 3D Nike biasanya sangat menekankan pada gerakan dan produk. Iklan ini sering kali menampilkan sepatu Nike Air Max yang berputar atau melayang di udara dengan tingkat detail yang sangat tinggi.
Efek 3D diterapkan untuk menonjolkan tekstur dan detail sepatu. Model sepatu ditampilkan dalam skala yang jauh lebih besar daripada ukuran aslinya, dan ilusi optik membuat sepatu tersebut terlihat melayang di luar layar dan berputar di ruang terbuka. Hal ini memberikan kesan premium dan futuristik pada produk.
4. KFC (Hong Kong)

Foto: marketing-interactive.com
KFC sering memanfaatkan DOOH 3D untuk menciptakan iklan yang menghibur dan menggugah selera. Salah satu kampanye ikoniknya menampilkan produk makanan dalam ukuran raksasa yang bergerak, seperti sebuah burger yang tampak sedang dirakit sendiri di udara atau kentang goreng yang “tumpah” keluar dari layar.
Dalam konteks KFC, efek 3D menekankan pada kedekatan (close-up) dan efek tumpah/meluber. Hal ini membuat makanan terlihat sangat besar dan realistis, membangkitkan rasa lapar dan mendorong penonton untuk segera mengunjungi gerai terdekat.
5. Mercedes EQE (Seoul)

Foto: invidis.com
Iklan ini dibuat untuk menonjolkan desain futuristik dan gerakan dinamis dari mobil listrik EQE. Sering kali, iklan menampilkan mobil EQE yang terlihat melaju cepat di sepanjang dinding gedung atau melayang di udara dengan efek pencahayaan yang mengesankan.
Salah satu momen yang sangat ikonik adalah saat mobil terlihat berputar dan menabrak “kaca” layar sebelum melaju pergi, atau berputar keluar dari sudut gedung. Sudut layar yang membentuk (L-shape) dimanfaatkan untuk menciptakan ilusi bahwa mobil tersebut memiliki ruang gerak tiga dimensi.
6. Magnum: Pleasure Express

Foto: campaignlive.co.uk
Kampanye ini memanfaatkan DOOH 3D untuk menghasilkan visual yang mewah dan menggugah selera. Iklan sering kali menampilkan ikon es krim Magnum raksasa yang bergerak atau melayang, menciptakan daya tarik yang kuat.
Forced Perspective dimanfaatkan untuk menonjolkan tekstur dan detail makanan. Objek es krim ditampilkan dalam skala besar dan ditempatkan seolah-olah sangat dekat dengan audiens.
7. Marvel’s Spider-Man 2

Foto: yuchip-led.com
Kampanye pemasaran untuk permainan Marvel’s Spider-Man 2 sangat bergantung pada strategi inovatif, salah satunya adalah dengan menampilkan iklan billboard 3D yang menakjubkan di kota-kota besar seperti New York dan Los Angeles.
Dengan memanfaatkan efek 3D yang canggih, karakter Venom tampak seolah-olah melompat keluar dari layar, dengan lidahnya yang panjang menjulur, menciptakan pengalaman yang mendebarkan bagi penonton. Hal ini berhasil menciptakan buzz yang besar dan menarik perhatian calon pemain.
Keuntungan Strategis DOOH 3D bagi Brand
Selain tampil keren, DOOH 3D juga punya nilai strategis yang kuat dalam kampanye pemasaran. Berikut beberapa keuntungannya:
1. Meningkatkan Brand Recall
Efek visual 3D yang menarik perhatian dapat membantu orang lebih mudah mengingat merek. Penelitian menunjukkan bahwa konten visual berdimensi tinggi dapat meningkatkan ingatan merek hingga 3 kali lipat dibandingkan dengan iklan konvensional.
2. Menciptakan Engagement Organik
DOOH 3D sering kali menjadi viral karena banyak orang yang senang merekam dan membagikan video tersebut. Hal ini berarti Anda mendapatkan media yang diperoleh secara gratis tanpa perlu membayar tambahan untuk penempatan iklan.
3. Membangun Citra Inovatif
Brand yang memanfaatkan DOOH 3D sering dianggap lebih modern, kreatif, dan “tech-savvy.” Hal ini berkontribusi pada penguatan posisi mereka dalam pikiran konsumen urban.
4. Efek Omnichannel Marketing
Iklan DOOH 3D dapat diintegrasikan dengan kampanye digital, seperti melalui tantangan hashtag, kode QR interaktif, atau kolaborasi di media sosial.
5. ROI Lebih Terukur
Dengan teknologi DOOH modern, performa bisa diukur lewat audiens analytics dan foot traffic tracking, memberi insight nyata mengenai dampak dari kampanye tersebut.
Baca Juga: Media OOH Adalah? Ini Jenis, Contoh & Manfaatnya
Optimalkan Strategi DOOH 3D untuk Dampak Maksimal Bersama DETA!
DOOH 3D telah merevolusi cara merek berkomunikasi dengan audiens melalui visual yang hidup dan imersif. Teknologi ini memiliki kemampuan untuk menarik perhatian dan menciptakan pengalaman yang mendalam dalam ingatan konsumen. Dengan strategi yang tepat, DOOH 3D dapat memperkuat kehadiran merek dan meningkatkan efektivitas kampanye di ruang publik.
Untuk hasil yang optimal, pendekatan DOOH 3D perlu dikombinasikan dengan elemen Offline Marketing Solutions seperti produksi materi visual, event activation, dan store build-up yang selaras dengan identitas brand.
DETA siap membantu Anda menciptakan kampanye DOOH 3D yang strategis, kreatif, dan berdampak nyata.
Yuk, jadwalkan sesi diskusi dengan tim kami dan mulai wujudkan kampanye yang bikin brand Anda stand out di dunia nyata!


