Biaya Branding Mobil 2025: Full Body Mulai 2 Jutaan

Biaya Branding Mobil - Full Body Mulai 2 Jutaan

Mencari kepastian harga branding mobil di Google itu sulit. Anda ketik kata kuncinya, lalu layar penuh dengan angka yang bikin pusing.

Di satu sudut, marketplace menawarkan angka Rp 150.000. Murah gila. Di sudut lain, proposal agency masuk dengan angka Rp 4.000.000 sampai Rp 8.000.000. Kesenjangan harganya tidak masuk akal.

Salah ambil keputusan di sini dampaknya panjang. Pilih yang termurah demi efisiensi seringkali berakhir dengan cat mobil operasional yang rusak dimakan lem stiker jelek, atau lebih parah. Armada Anda distop petugas di jalan karena dianggap reklame liar. Niat hemat malah rugi bayar denda.

Kami di Deta Graha Mulya akan buka-bukaan soal struktur harga branding mobil tahun 2025. Kita bedah biayanya dari produksi sampai legalitas, tanpa ada yang disembunyikan.

Estimasi Biaya Branding Mobil Berdasarkan Tipe Kendaraan

Harga material vinyl tahun ini memang agak naik, tapi jasa pasang masih stabil. Kami rangkum estimasi pasarannya supaya Anda punya pegangan angka yang solid saat menyusun anggaran.

Banner CTA Deta Graha Mulya

1. Blind Van & Pick Up (GranMax, Luxio, APV)

Unit tempur sejuta umat bagi bisnis logistik dan FMCG. Bodinya yang kotak dan rata membuat proses eksekusi jadi cepat.

Harga pasaran untuk Full Body Wrapping kelas ini bermain di angka Rp 2.500.000 sampai Rp 3.500.000. Kalau budget lagi seret, ambil opsi taktis Half Branding (pintu & kaca belakang saja). Biayanya jauh lebih bersahabat, sekitar Rp 750.000 – Rp 1.500.000.

2. Kendaraan Niaga Besar (Truk Box CDD, Engkel, Wingbox)

Truk itu kerjanya kasar. Panas, hujan, gesekan dahan pohon adalah makanan sehari-hari. Maka durabilitas jadi prioritas utama, bukan cuman cantik.

Karena bidang tempelnya luas, siapkan dana Rp 3.500.000 hingga Rp 5.500.000 untuk menutup sisi kanan, kiri, dan belakang box. Angka ini bisa melonjak kalau armada Anda jenis Wingbox atau Tronton. Jangan pelit di laminasi/coating kalau tidak ingin warna pudar dalam 6 bulan.

3. Mobil Operasional Penumpang (Avanza, Xenia, Innova)

Biasanya dipakai tim sales force atau manajer. Tantangannya ada di lekukan bodi yang aerodinamis. Spion, handle pintu, dan bumper butuh ketelatenan ekstra.

Tingkat kesulitan ini membuat harganya sedikit di atas GranMax meski ukurannya mirip. Kisaran Rp 3.500.000 sampai Rp 5.000.000 adalah harga wajar untuk hasil yang rapi tanpa gelembung.

4. City Car & Sedan (Brio, Agya, Vios)

Kecil tapi tricky. Mobil jenis ini sering punya banyak sisa bahan terbuang (waste material) karena pola potongnya yang rumit. Untuk menutup full body mobil lincah ini, biayanya berkisar Rp 3.000.000 hingga Rp 4.500.000.

Baca Juga: Apa itu Car Branding & Kenapa Bisnis Anda Butuh?

Bedah Spesifikasi Material: Kenapa Ada Harga 3 Juta vs 9 Juta?

Jasa Branding Mobil Avanza- bca partial wrap

Ini sumber kebingungan utama klien. Selisih harga itu datang dari kualitas bahan baku.

1. Grade Standard (Ritrama/Vinyl China) – Solusi Budget Taktis

Pilihan populer karena murah. Hasil cetaknya oke untuk campaign jangka pendek (di bawah 1 tahun). Tapi hati-hati, lemnya agresif. Kalau dibiarkan menempel bertahun-tahun dan kena panas, sisa lemnya akan menyiksa saat dikelupas. Ini bukan investasi jangka panjang.

2. Grade Premium (Oracal/MaxDecal/3M) – Standar Korporasi

Mobil operasional perusahaan multinasional yang warnanya awet tahunan pasti pakai bahan ini. Keunggulan utamanya ada di teknologi removable glue. Saat masa kontrak habis (3-4 tahun), stiker bisa dicopot dengan mulus tanpa merusak cat. Harganya mahal di depan, tapi menyelamatkan aset Anda di belakang.

3. Metode Cetak: Digital Printing UV vs Cutting Sticker Solid

Kalau desain Anda butuh foto produk, wajib pakai Digital Printing UV. Tintanya langsung kering disinar UV, tahan gores, dan tahan jemur. Kalau desainnya cuma logo dan teks warna solid, Cutting Sticker lebih awet warnanya tapi visualnya terbatas.

Biaya yang Sering Dilupakan: Pajak Reklame & Perizinan

Mobil yang dibranding itu statusnya adalah Reklame Berjalan. Pemda DKI melihatnya sebagai objek pajak. Banyak vendor nakal yang pura-pura lupa soal ini.

1. Cara Menghitung Pajak Reklame Berjalan di Jakarta

Rumus kasarnya adalah 25% dari Nilai Sewa Reklame (NSR). Tanpa perlu pusing hitung rumus, alokasikan saja budget Rp 1.000.000 – Rp 3.000.000 per mobil per tahun. Angka ini menyelamatkan Anda dari kejaran target Dispenda.

2. Resiko & Sanksi Memasang Branding Tanpa Stiker Izin Penyelenggaraan Reklame (IPR)

Tanpa stiker lunas pajak di plat nomor, mobil Anda sasaran empuk razia gabungan. Sanksinya mulai dari denda administrasi sampai pencopotan paksa stiker di pinggir jalan. Malu dong brand perusahaan dikelupas paksa dilihat orang.

Baca Juga: Pajak Reklame 2025: Tarif, Cara Hitung & Aturan Terbaru

Realita Lapangan: Vendor Agency vs Harga Miring Marketplace

Kenapa harga marketplace bisa murah sekali? Mari luruskan ekspektasi.

1. Jebakan Harga “Bahan Only” vs “Terima Beres”

Harga Rp 150.000 yang Anda lihat itu seringkali cuma harga bahan per meter atau stiker decal kecil. Bukan jasa full body wrapping. Mustahil pasang sendiri tanpa heat gun dan skill teknisi. Ujung-ujungnya stiker kusut dan uang terbuang.

2. Perbedaan Garansi Pemasangan & Kualitas Lem

Vendor murah biasanya jual putus. Agency profesional memberikan garansi perawatan. Kami pastikan warna merah logo Anda sesuai Pantone resmi, bukan merah “jambu” yang bikin sakit mata.

Pendekatan Go-To-Market Deta untuk Armada Anda

Di Deta Graha Mulya, kami menolak jadi tukang tempel. Kami menganggap armada Anda sebagai aset Go-To-Market (GTM).

1. Strategic Design: Memastikan Pesan Terbaca dalam 3 Detik

Mobil bergerak cepat. Pesan harus sampai dalam hitungan detik. Kami tidak akan menaruh “koran” di pintu mobil. Hierarki visual logo dan headline kami atur ergonomis sesuai pandangan pengendara lain.

2. Integrasi O2O (Offline to Online): Tracking Leads dari Jalanan

Ini keahlian kami mengawinkan Online Marketing Solution dengan fisik mobil. Kami pasang QR Code atau Shortlink unik di bodi mobil. Tim IT kami kemudian melacak trafik yang masuk dari sana. Branding mobil jadi terukur datanya, bukan biaya buta.

Pertanyaan Populer Seputar Branding Mobil (FAQ)

Car branding by deta x Fullmoon Jaya Abadi

1. Berapa lama proses pengerjaan full body wrapping?

Estimasi realistis 2-3 hari kerja. Butuh waktu untuk pembersihan total (deep cleaning) dan waktu tunggu agar lem merekat sempurna (curing time).

2. Apakah stiker branding akan merusak cat asli mobil saat dilepas?

Tidak, asalkan cat mobil masih orisinal pabrik dan Anda menggunakan bahan grade premium seperti Oracal.

3. Apakah Deta bisa membantu pengurusan pajak reklame sekalian?

Tentu. Kami one-stop solution. Klien korporat kami terima beres: mobil rapi, izin lengkap, siap jalan legal.

Baca Juga: Jasa Branding Mobil Jakarta: Rapi, Awet & Urus Pajak

Yuk Hubungi Deta untuk Bantu Car Branding Anda

Branding mobil adalah kanal Go-To-Market yang cost-effective kalau dieksekusi benar. Jangan tergiur harga murah yang berujung merusak aset.

Butuh strategi branding terintegrasi yang bisa di-tracking hasilnya? Deta Graha Mulya punya solusinya lewat layanan Offline Marketing berbasis data.

Yuk, ngobrol soal potensi rute dan desain armada Anda. Konsultasi gratis kok. Cek portfolio kami di deta.co.id atau sapa kami di Instagram @tanya.deta.

Leave a Reply

read more

Related Articles