
Di era sekarang, personal branding menjadi salah satu hal yang penting untuk membangun karier, termasuk bagi digital marketer. Personal branding dapat membantu digital marketer membangun kredibilitas, memperluas networking, hingga membuka peluang karier maupun client baru.
Kemampuan membangun personal branding menjadi nilai tambah penting, terutama bagi digital marketer yang ingin dikenal di dunia digital marketing.
Melalui artikel ini, Anda akan mempelajari pentingnya personal branding untuk digital marketer, hal yang perlu dipersiapkan, platform yang dapat digunakan, hingga cara membangun personal branding.
Kenapa Personal Branding Penting untuk Digital Marketer?
Personal branding dapat membantu seseorang lebih mudah dikenal dan dipercaya oleh recruiter, client, maupun audiens, termasuk di bidang digital marketing. Kemampuan seorang digital marketer bisa dilihat dari CV atau portofolio, dengan menunjukkan skill, pengalaman, maupun insight yang dimiliki di bidang tertentu.
Banyak cara yang dilakukan oleh digital marketer mulai dari aktif membagikan konten, opini, maupun hasil pekerjaan mereka melalui LinkedIn, Instagram, dan platform lainnya. Berikut beberapa alasan mengapa personal branding penting untuk digital marketer:
- Membangun kredibilitas dan kepercayaan
- Memperluas networking profesional
- Membuka peluang kerja maupun client baru
- Menunjukkan skill dan pengalaman secara online
- Membuat profil profesional, sehingga lebih mudah dikenal recruiter maupun audiens
- Nilai tambah di tengah persaingan industri digital marketing
Apa yang Perlu Dipersiapkan untuk Membangun Personal Branding sebagai Digital Marketer?
Sebelum mulai membangun personal branding, seorang digital marketer perlu memahami tujuan, skill, maupun citra profesional seperti apa yang ingin ditampilkan kepada audiens.
Berikut beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum membangun personal branding sebagai digital marketer.
Baca Juga: Cara Belajar Digital Marketing dari Nol untuk Pemula
1. Menentukan Bidang atau Skill yang Ditonjolkan
Digital marketing memiliki banyak bidang, seperti social media, SEO, content marketing, copywriting, hingga ads marketing. Karena itu, Anda harus menentukan skill atau bidang yang ingin dikuasai dan dikenal audiens.
2. Memahami Target Audiens
Sebelum membuat konten maupun membangun profil profesional, Anda perlu memahami siapa audiens yang ingin dijangkau, seperti recruiter, client, maupun sesama digital marketer
3. Menyiapkan Profil Profesional yang Konsisten
Gunakan platform dan media sosial profesional dan rapi, seperti LinkedIn. Gunakan profil profesional mulai dari foto profil, bio, deskripsi diri, serta pengalaman.
4. Menyiapkan Portofolio
Adanya portofolio dapat membantu menunjukkan kemampuan dan pengalaman yang Anda miliki. Kamu bisa menampilkan hasil belajar, studi kasus, maupun project pribadi yang relevan dengan bidang digital marketing.
5. Mulai Aktif Membangun Networking
Membangun personal branding juga dapat dilakukan dengan aktif berinteraksi di komunitas, media sosial, maupun platform profesional. Networking yang baik dapat membantu memperluas relasi dan membuka peluang baru di dunia digital marketing audiens.
Baca Juga: Skill Digital yang Bisa Dipelajari dalam 3 Bulan untuk Pemula (Lengkap + Peluang Kerja)
Platform yang Bisa Digunakan untuk Membangun Personal Branding
Personal branding dapat dibangun melalui berbagai platform yang di mana setiap platform memiliki karakter audiens dan jenis konten yang berbeda-beda. Berikut beberapa platform yang dapat digunakan untuk membangun personal branding sebagai digital marketer.
1. LinkedIn
LinkedIn menjadi salah satu platform profesional yang populer untuk membangun personal branding. Banyak digital marketer menggunakan LinkedIn untuk menyusun profil professional pribadi, membagikan insight, pengalaman kerja, portofolio, hingga membangun networking profesional.
2. Instagram
Instagram tidak hanya untuk hiburan, Instagram juga dapat digunakan seorang digital marketer untuk membangun personal branding melalui konten visual, carousel edukasi, Reels, maupun aktivitas profesional sehari-hari yang dapat mengenalkan insight dan ilmu mengenai digital marketing.
3. TikTok
TikTok banyak digunakan untuk membagikan konten digital marketing dengan durasi lebih singkat dan interaktif. Anda bisa menggunakan dengan format video maupaun slide foto.
4. X (Twitter)
Platform X (Twitter) juga dapat digunakan seorang digital marketer membangun personal branding dengan membagikan opini, insight, maupun diskusi tren digital marketing dan industri kreatif.
5. Threads
Aplikasi mirip X ini digunakan digital marketer untuk membangun personal branding melalui opini, insight, maupun cerita seputar pengalaman kerja. Karena formatnya lebih santai dan interaktif, Threads cocok untuk membangun engagement dan kedekatan dengan audiens.
6. Blog atau Website
Seorang digital marketer juga menggunakan blog maupun website untuk menunjukkan portofolio, pengalaman, studi kasus, maupun artikel yang relevan dengan bidang yang dikuasai. Contoh portofolio yang bisa digunakan seperti artikel SEO, analisis content marketing, project freelance, dan lain sebagainnya.
Cara Membangun Personal Branding sebagai Digital Marketer
Seorang digital marketer perlu menunjukkan skill, insight, maupun pengalaman yang relevan di platform digital agar mudah dikenal oleh audiens, recruiter, maupun client. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membangun personal branding sebagai digital marketer.
1. Tentukan Topik yang Ingin Ditunjukkan
Anda dapat menentukan topik maupun bidang digital marketing yang ingin sering dibahas, seperti SEO, social media, content marketing, copywriting, maupun ads marketing.
Baca Juga: Niche Adalah: Arti, Contoh & Cara Pilih Paling Mudah
2. Membagikan Insight dan Pengalaman
Anda dapat mencoba mulai membagikan insight, pengalaman belajar, maupun hasil project yang relevan dengan bidang digital marketing. Anda tidak harus menjadi paling menguasai untuk mulai membuat konten.
3. Buat Profil Profesional
Gunakan foto profil, bio, maupun deskripsi diri yang profesional dan konsisten di berbagai platform digital Anda agar personal branding mudah dikenali.
4. Tunjukkan Hasil Kerja atau Portofolio
Anda dapat membuat konten, menampilkan hasil project, studi kasus, maupun pencapaian yang pernah Anda kerjakan untuk membantu meningkatkan kredibilitas profesional.
5. Aktif Berinteraksi dengan Audiens dan Komunitas
Personal branding dapat dibangun dengan meningkatkan interaksi. Maka, Anda dapat mencoba aktif berdiskusi, berkomentar, maupun membangun relasi dengan orang lain di bidang yang sama.
Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Membangun Personal Branding
Masih banyak digital marketer yang melakukan personal branding tanpa arah dan tidak konsisten. Akibatnya, justru personal branding kurang mencerminkan skill dan citra profesional yang ingin ditampilkan. Berikut beberapa kesalahan yang sering dilakukan saat membangun personal branding sebagai digital marketer.
- Bingung memilih fokus bidang atau topik
- Ingin terlihat aktif di semua platform
- Terlalu fokus pada jumlah followers dan likes
- Jarang membagikan insight maupun pengalaman yang relevan
- Profil media sosial terlihat tidak konsisten atau kurang profesional
- Hanya repost konten tanpa menunjukkan sudut pandang sendiri
Kapan Anda Mulai Melakukan Personal Branding Sebagai Digital Marketer?
Membangun personal branding sebaiknya tidak menunggu hingga memiliki banyak pengalaman atau followers terlebih dahulu. Semakin cepat Anda mulai membangun citra profesional, semakin besar juga kesempatan networking, karier, maupun client yang didapatkan di dunia digital marketing.
Agar kemampuan digital marketing dan personal branding kamu semakin berkembang, kamu juga bisa mempelajari digital marketing yang bisa membantu Anda mendapatkan kebutuhan bisnis marketing
Mulai Personal Branding Anda Sekarang
Sebagai digital marketer, personal branding penting dilakukan untuk memudahkan orang lain mengenal Anda dan dipercaya oleh recruiter, client, maupun audiens, dalam bidang digital marketing. Maka dari itu, gunakan setiap peluang untuk meningkatkan kesempatan dipercaya orang lain.
Jika Anda ingin mulai membangun personal branding sekaligus meningkatkan skill digital marketing, Anda dapat mengikuti bootcamp digital marketing di Tempat Belajar. Melalui pembelajaran bersama mentor berpengalaman, Anda dapat mempelajari berbagai skill digital marketing, membangun portofolio, hingga memahami strategi membangun personal branding yang lebih profesional dan relevan dengan kebutuhan industri saat ini.